Posts

Berbahagia untuk Diri Sendiri 2

Terkadang kita sering melakukan sesuatu karena orang lain, supaya orang lain tidak malu, supaya mereka bahagia. Tidak jarang juga kita melakukan sesuatu supaya tidak dilihat jelek oleh orang lain. Sebagai contoh, kita ingin terlihat bahagia, maka kita mencoba untuk selalu tertawa. Kita ingin dilihat sebagai seseorang yang sukses, maka kita terus menerus sibuk bekerja atau jalan-jalan. Kita ingin terlihat cantik di mata orang, maka kita berusaha untuk diet dan selalu tampil modis serta mengenakan make up. Tetapi, pernahkah kita melakukan suatu hal atau hal tersebut untuk diri kita sendiri? Tertawa merupakan hal yang baik, namun apakah kita tertawa untuk diri kita sendiri, karena diri kita sendiri ingin tertawa ataukah kita tertawa supaya terlihat bahagia dan menutupi kesedihan kita? Bekerja dan jalan-jalan merupakan hal yang menyenangkan, namun apakah kita menikmati bekerja dan jalan-jalan tersebut? Apakah bekerja dan jalan-jalan juga sesuai dengan kemampuan kita, berjal...

Proses Kehidupan Bukan Merupakan Perlombaan

Tahun baru identik dengan resolusi atau goal yang ingin dicapai, baik itu melanjutkan goal yang belum tercapai atau membuat goal baru. Membuat goal baru bisa karena goal sebelumnya telah tercapai atau karena sudah bosan dengan goal sebelumnya yang tidak kunjung tercapai. Apapun goal dan alasan goal tersebut dibuat ada satu persamaan yang pasti yaitu goal tersebut kemungkinan besar tidak akan tercapai jika tidak diraih atau dicapai. Setiap orang membutuhkan usaha yang berbeda-beda untuk meraih yang diinginkan. Ada beberapa orang yang memerlukan usaha dengan menunggu tetapi ada orang yang memerlukan usaha dengan bekerja keras. Menunggu atau bekerja keras semuanya memerlukan waktu dan waktu yang diperlukan berbeda-beda. Hasil atau tujuan akhir yang ingin atau telah dicapai orang-orang mungkin sama tetapi proses dan waktu yang dijalani berbeda-beda. Hal tersebut terkadang membuat seseorang merasa tidak adil atau merasa down ketika menjalani prosesnya. Akan tetapi, l...

Menyenangkan Belum Tentu Baik

Tidak sedikit orang berharap bahwa hidup mereka selalu dipenuhi hal-hal yang menyenangkan. Tidak sedikit juga dari mereka merasa bahwa hidup yang membahagiakan atau diberkati adalah hidup yang selalu dipenuhi hal-hal yang menyenangkan. Setiap orang mempunyai pandangannya sendiri mengenai hal-hal yang menyenangkan, namun banyak orang menganggap bahwa sesuatu yang menyenangkan adalah jika hal yang diinginkannya dapat tercapai atau terkabul. Hal yang diinginkan oleh orang-orang biasanya merupakan hal yang menurut mereka atau menurut kebanyakan orang enak.   Hal-hal yang menurut kebanyakan orang enak dan tidak menyakitkan tersebut sering diasosiasikan dengan hal yang menyenangkan atau membahagiakan. Salah satu contohnya adalah ketika mempunyai uang banyak, mempunyai pasangan yang ganteng atau cantik serta kaya, ketika bisa menghasilkan banyak uang tanpa harus bekerja keras, dan sebagainya. Banyak orang juga mempunyai kecenderungan mengharapkan sesuatu yang tida...

Bahagia untuk Dirimu Sendiri

Salah satu nilai yang banyak tersebar dalam masyarakat Indonesia sekarang adalah mempunyai pasangan identik dengan kebahagiaan, sebaliknya tidak mempunyai pasangan identik dengan kesepian dan tidak bahagia. Banyak jokes atau meme yang memperlihatkan bahwa ketika seseorang tidak mempunyai pasangan atau single atau jomblo, maka orang tersebut cenderung menyedihkan atau kesepian. Ada salah satu istilah gaul yang sering dikaitkan dengan kehidupan tanpa pasangan, yaitu jones (jomblo ngenes). Istilah tersebut mempunyai dua arti. Arti yang pertama adalah sudah jomblo (single atau tidak punya pasangan) hidupnya menyedihkan lagi (seolah-olah sudah jatuh tertimpa tangga). Arti yang kedua adalah hidup tidak mempunyai pasangan adalah menyedihkan atau mengenaskan. Hal tersebut memperlihatkan bahwa ada beberapa orang yang merasa bahwa tidak mempunyai pasangan adalah hal yang menyedihkan atau pasangan dapat membawa kebahagiaan dalam hidup seseorang. Hal tersebut memperlihatkan ...

Benarkah Itu yang Terjadi?

Banyak yang sudah terjadi belakangan ini. Hari yang dipenuhi dengan rasa keputusasaan , hari yang dipenuhi dengan beban dan tanggung jawab, hari yang dipenuhi rasa kecewa, hari yang dipenuhi dengan rasa kaget dan takjub, hari yang dipenuhi rasa syukur, dan hari lainnya yang sudah terlewati. Begitu banyak pengalaman yang sudah dialami dan dipelajari. Ada waktunya bertemu, namun ada juga waktunya untuk berpisah. Selama melewati proses tersebut, begitu banyak emosi yang muncul dan bergejolak. Emosi tersebut membuat sulit untuk beradaptasi. Seringkali merasa kuat dan merasa bahwa dapat melewati semuanya sendiri, namun saat itu juga sebenarnya diri ini lemah yang membutuhkan orang lain untuk sekedar berbagi cerita dan melampiaskan emosi yang ada. Ketika membutuhkan seseorang, tidak setiap saat orang-orang tersebut dapat ada dan menemani. Ketika orang-orang itu tidak dapat hadir di saat yang dibutuhkan, maka pada saat itu juga muncul berbagai pemikiran negatif. Diri sendiri merasa lebih...