Posts

Bahagia untuk Dirimu Sendiri

Salah satu nilai yang banyak tersebar dalam masyarakat Indonesia sekarang adalah mempunyai pasangan identik dengan kebahagiaan, sebaliknya tidak mempunyai pasangan identik dengan kesepian dan tidak bahagia. Banyak jokes atau meme yang memperlihatkan bahwa ketika seseorang tidak mempunyai pasangan atau single atau jomblo, maka orang tersebut cenderung menyedihkan atau kesepian. Ada salah satu istilah gaul yang sering dikaitkan dengan kehidupan tanpa pasangan, yaitu jones (jomblo ngenes). Istilah tersebut mempunyai dua arti. Arti yang pertama adalah sudah jomblo (single atau tidak punya pasangan) hidupnya menyedihkan lagi (seolah-olah sudah jatuh tertimpa tangga). Arti yang kedua adalah hidup tidak mempunyai pasangan adalah menyedihkan atau mengenaskan. Hal tersebut memperlihatkan bahwa ada beberapa orang yang merasa bahwa tidak mempunyai pasangan adalah hal yang menyedihkan atau pasangan dapat membawa kebahagiaan dalam hidup seseorang. Hal tersebut memperlihatkan ...

Benarkah Itu yang Terjadi?

Banyak yang sudah terjadi belakangan ini. Hari yang dipenuhi dengan rasa keputusasaan , hari yang dipenuhi dengan beban dan tanggung jawab, hari yang dipenuhi rasa kecewa, hari yang dipenuhi dengan rasa kaget dan takjub, hari yang dipenuhi rasa syukur, dan hari lainnya yang sudah terlewati. Begitu banyak pengalaman yang sudah dialami dan dipelajari. Ada waktunya bertemu, namun ada juga waktunya untuk berpisah. Selama melewati proses tersebut, begitu banyak emosi yang muncul dan bergejolak. Emosi tersebut membuat sulit untuk beradaptasi. Seringkali merasa kuat dan merasa bahwa dapat melewati semuanya sendiri, namun saat itu juga sebenarnya diri ini lemah yang membutuhkan orang lain untuk sekedar berbagi cerita dan melampiaskan emosi yang ada. Ketika membutuhkan seseorang, tidak setiap saat orang-orang tersebut dapat ada dan menemani. Ketika orang-orang itu tidak dapat hadir di saat yang dibutuhkan, maka pada saat itu juga muncul berbagai pemikiran negatif. Diri sendiri merasa lebih...

Setiap Cuaca Akan Mendatangkan Suatu Hal yang Berbeda (dan Baru)

Ketika menghadapi banyak masalah dalam hidup atau ketika keinginan tidak kunjung juga tercapai, banyak pikiran negatif yang lebih mudah untuk muncul. Rasanya lebih mudah untuk menyerah dan lari dari masalah dibandingkan terus bertahan. Terus bertahan juga belum tentu menunjukkan hasil tertentu. Terus bertahan belum tentu membuat semuanya akan berlalu dengan baik atau sesuai dengan keinginan. Banyak orang berkata bahwa usaha tidak pernah berbohong, kerja keras tidak akan sia-sia. Benarkan tidak akan sia-sia? Bagaimana dengan kerja keras yang selama ini sudah dilakukan dan sampai sekarang tidak pernah memperoleh hasil yang signifikan atau hasil yang diinginkan? Bagaimana dengan usaha, tenaga, waktu, uang, dan semua yang sudah diinvestasikan tetapi tidak ada hasil sama sekali? Bukankah lebih mudah untuk tidak menginvestasikan apa-apa sama sekali dan berusaha menerima yang ada dibandingkan jika sudah berusaha tetapi tidak ada hasilnya? Pemikiran-pemikiran seperti itu memang akan lebih...

You Are Matter

Tidak ada manusia yang sempurna tetapi setiap manusia mempunyai tujuannya masing-masing di dunia ini. Setiap orang ada di dunia ini untuk semakin memenuhi dan melengkapi warna di dalam dunia. Ketika sebuah gambar mempunyai berbagai macam warna, maka gambar tersebut dapat terlihat menjadi semakin hidup. Sebaliknya, jika dalam satu gambar hanya mempunyai satu atau dua warna yang sama maka gambar tersebut cenderung menjadi lebih monoton atau membosankan. Begitu juga dengan manusia, setiap manusia mempunyai warna dan tujuannya masing-masing di dunia ini. Bagi beberapa orang, warna tersebut terlihat tidak berharga atau tidak bermakna, tetapi bagi orang lain warna tersebut sangat bermakna. Jika tidak ada warna tersebut, mungkin bagi beberapa orang hidupnya menjadi kurang hidup dan menyenangkan. Mungkin orang itu sendiri, tidak menyadari bahwa ia mempunyai makna dan arti bagi orang lain. Ia dapat merasa bahwa ia hidup hanya untuk dirinya sendiri dan tidak ada urusannya dengan ora...

Waktu

Rasanya baru kemarin tidak menulis di blog , ternyata sudah sebulan berlalu sejak terakhir kali menulis. Begitulah waktu, kadang terasa cepat kadang terasa lama, tergantung situasi yang dihadapi seseorang dan persepsi masing-masing orang terhadap situasi serta waktu itu sendiri. Kebanyakan orang akan merasa waktu berjalan dengan (sangat) lambat jika sedang menunggu, bosan, atau menghadapi masalah, terutama masalah berat. Sebaliknya, waktu akan terasa cepat jika sedang bahagia. Sebenarnya, selain karena merasa bahagia, waktu juga akan terasa cepat jika kita tidak fokus akan waktu itu sendiri. Ketika sedang bosan atau menunggu, kita biasanya lebih aware akan waktu, sehingga waktu akan terasa lebih lama. Namun, ketika tidak aware akan waktu, biasanya waktu itu terasa lebih cepat. Terasa cepat atau lambat, waktu tetap suatu hal yang berharga yang jika sudah terlewat tidak dapat diulangi atau dikembalikan lagi. Istilahnya, waktu itu jalannya one way yang sekalinya sudah terlewat tidak ...