Waktu
Rasanya baru kemarin tidak menulis di blog, ternyata sudah sebulan berlalu sejak terakhir kali menulis.
Begitulah waktu, kadang terasa cepat kadang terasa lama, tergantung situasi
yang dihadapi seseorang dan persepsi masing-masing orang terhadap situasi serta
waktu itu sendiri. Kebanyakan orang akan merasa waktu berjalan dengan (sangat)
lambat jika sedang menunggu, bosan, atau menghadapi masalah, terutama masalah
berat. Sebaliknya, waktu akan terasa cepat jika sedang bahagia. Sebenarnya,
selain karena merasa bahagia, waktu juga akan terasa cepat jika kita tidak
fokus akan waktu itu sendiri. Ketika sedang bosan atau menunggu, kita biasanya
lebih aware akan waktu, sehingga
waktu akan terasa lebih lama. Namun, ketika tidak aware akan waktu, biasanya waktu itu terasa lebih cepat.
Terasa cepat atau lambat, waktu tetap suatu hal yang
berharga yang jika sudah terlewat tidak dapat diulangi atau dikembalikan lagi.
Istilahnya, waktu itu jalannya one way yang
sekalinya sudah terlewat tidak bisa putar balik, jadi sebenarnya harus berhati-hati
dan menikmati serta menghargai setiap waktunya. Sayangnya, karena waktu itu
sudah diberikan sejak kita kecil dan "diberikan" secara gratis atau
cuma-cuma, terkadang kita tidak menghargainya atau menggunakannya sebaik mungkin,
sehingga terkadang kita baru menyesalinya di kemudian hari. Ketika kita baru
mulai bekerja, kita menyesali kenapa kita tidak mengikuti banyak kegiatan di
kampus agar bisa mempunyai banyak pengalaman organisasi yang dapat dimasukkan
di CV. Ketika sudah bekerja, kita menyesali tidak menghabiskan banyak waktu untuk
kumpul-kumpul bersama teman waktu sekolah atau kuliah dulu, sedangkan sekarang
ketika sudah kerja sulit untuk reuni atau sekedar kumpul-kumpul untuk makan
bersama. Ketika sudah berkeluarga dan terlalu sibuk bekerja, kita jadi menyesal
tidak menghabiskan banyak waktu bersama keluarga dan melewatkan tahap-tahap
perkembangan anak, dan penyesalan-penyesalan lainnya. Penyesalan selalu datang
belakangan, kalau di depan itu namanya pendaftaran. :p.
Jadi, selama masih bisa pergunakan waktu dengan baik,
terutama memanfaatkan waktu untuk dihabiskan dengan orang-orang yang dicintai.
Terkadang kita take it for granted,
merasa bahwa kita masih punya waktu dihabiskan bersama-sama dengan orang
terdekat, tetapi darimana kita tahu bahwa kita masih mempunyai waktu yang lama
bersama dengan orang yang kita kasihi? Kita tidak akan pernah tahu kapan kita
akan meninggal atau kapan orang-orang yang kita kasihi akan meninggal. Ada
orang-orang yang sudah sakit sejak lama, tetapi masih tetap hidup, sebaliknya
ada orang yang sehat-sehat saja malah meninggal karena berbagai alasan. Jadi,
selama masih diberi kesempatan, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya, terutama
gunakan waktu bersama orang-orang yang dikasihi. Ingat! Penyesalan selalu
datang belakangan, kalo di depan ditu pendaftaran. :P. Jika sudah terjadi atau
terlewat, juga jangan terlalu dipikirkan dan disesali, anggap hal itu sebagai
suatu pelajaran berharga, setelah itu menjalani hidup dan waktu dengan lebih
baik lagi, karena masa lalu tidak dapat diubah, tetapi masa sekarang dan masa
depan masih dapat berubah.:) Selamat menikmati waktu yang ada!:)
Comments
Post a Comment