Tidak Semua Informasi yang Didapat Harus Dipergunakan Semua
Sekarang ini, banyak sekali buku atau artikel mengenai manusia, entah itu tentang kepribadian manusia, percintaan, dan hal-hal lainnya yang kebanyakan berhubungan dengan kehidupan manusia. Artikel-artikel tersebut juga mempunyai banyak jenis, ada yang merupakan refleksi dari penulis sendiri, pengalaman pribadi penulis, sebagai bentuk motivasi, atau sekedar informasi berdasarkan data-data yang ada, baik itu yang dapat dipercaya maupun tidak dapat dipercaya. Banyak orang juga yang suka membaca buku-buku atau artikel tersebut, terutama jika berhubungan langsung dengan kehidupan mereka atau masalah yang sedang dialami. Sebagai contoh, jika seseorang sedang mengalami depresi, mungkin mereka lebih tertarik dengan bacaan yang bisa memberikan motivasi atau tentang pengalaman orang-orang yang juga mengalami hal yang sama dengan mereka. Jika seseorang sedang ragu untuk menikah, mungkin mereka lebih tertarik dengan bacaan yang berkaitan dengan percintaan, pernikahan, atau membina rumah tangga. Bacaan-bacaan dengan topik tertentu juga lebih berguna bagi orang-orang yang memang berhubungan atau mengalaminya langsung. Bacaan-bacaan yang mungkin biasa bagi orang lain, bisa memberikan kesan tersendiri (yang lebih dalam) bagi orang yang sedang galau tentang topik bacaannya.
Tidak ada yang salah dengan membaca tulisan-tulisan mengenai manusia atau berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi, malah mungkin salah satu hal yang baik, karena merupakan cara seseorang berusaha tetap survive, berjuang melawan masalahnya tersebut, atau sekedar cara untuk semakin mengenal diri sendiri. Akan tetapi, tulisan-tulisan tersebut sebaiknya jangan dijadikan sebagai patokan atau pegangan utama, tetapi digunakan sebagai bahan pertimbangan atau hanya sebagai penambah informasi. Hal tersebut disebabkan karena tulisan tersebut biasanya merupakan pandangan atau persepsi dari penulis atau informasi yang cenderung bersifat umum. Sebagai contoh, jika ada artikel mengenai kerpibadian seseorang atau golongan darah, maka hal tersebut bersifat umum bukan berarti setiap orang yang mempunyai kepribadian atau golongan darah tertentu pasti mengalami semuanya. Ketika penulis mengungkapkan pandangan mereka tentang cara hidup sukses, belum tentu setiap orang yang melakukannya bisa benar-benar sukses. Hal tersebut mungkin berhasil di beberapa orang, tetapi belum tentu berhasil di orang lainnya. Pada dasarnya, setiap manusia unik dan spesial. Mereka berbeda satu sama lainnya. Dua orang yang berusaha dan melakukan hal yang sama belum tentu memperoleh hasil yang sama, bahkan bayi kembar identik saja belum tentu mempunyai sifat dan menyukai hal yang sama. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kehidupan seseorang. Hal-hal yang terjadi pada kehidupan seseorang belum tentu terjadi pada kehidupan orang lain, walaupun mungkin orang tersebut mempunyai kemiripan dengan (hidup) kita. Kehidupan kita adalah kehidupan kita sendiri dan berbeda dengan kehidupan orang lain. Oleh karena itu, sebaiknya jangan menjadikan kehidupan seseorang atau tulisan-tulisan orang lain yang ada sebagai patokan utama dalam hidup kita melainkan hanya sebagai penambah informasi atau bahan pertimbangan dalam menjalani kehidupan dan mengambil keputusan. Ketika kita salah mengambil keputusan karena mempertimbangkan tulisan-tulisan tersebut, juga sebaiknya jangan menyalahkan tulisan tersebut karena setiap keputusan adalah pilihan kita sendiri. Setiap pilihan ada konsekuensinya dan kita harus bertanggung jawab atas segala konsekuensinya sendiri. Maka, kita harus bijaksana dalam menggunakan setiap informasi yang didapat:)
Comments
Post a Comment